Pagi itu saya beli buku latihan baru lagi. Yang ketiga bulan ini. Harganya Rp 95.000. Saya taruh di meja Daffa dengan penuh harapan.
Sepuluh menit kemudian — buku itu sudah di lantai. Daffa balik ke kasur, megang HP.
Saya sudah coba les, sudah coba YouTube edukasi, sudah coba duduk ajarin sendiri sampai suara serak. Hasilnya sama. Anak saya tidak mau belajar. Titik.
Yang paling sakit — malam-malam saya scroll media sosial dan lihat ibu-ibu lain posting video anaknya bisa baca, bisa nulis, bisa hafal surah...
"Kenapa anak saya tidak bisa? Apa yang salah dengan saya sebagai ibu?"Waktu itu saya menangis. Sendirian. Jam 11 malam. Saya merasa gagal.
Sampai seorang teman rekomendasikan sistem ini. Saya skeptis — harganya murah banget, masak bisa beda?
Dalam 3 minggu pertama — Daffa yang biasanya tidak bisa duduk 5 menit, bisa fokus belajar 45 menit sendiri. Tanpa disuruh. Bahkan nangis kalau aktivitasnya sudah habis dan belum dicetak lagi.